Tampilkan postingan dengan label rajut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rajut. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Agustus 2012

Purple Rosette Lil Collar Poncho...

Nekat... iya, saya benar-benar nekat waktu temen kantor saya ingin dibuatkan baju seperti yang dipakai Aisy pada saat lomba fashion show dikampung. Saya baru sekali membuat pocho seperti itu dan itupun masih uji coba tetapi sudah memberanikan diri untuk menerima tantangan dari temen saya itu. Antara tertantang dan bingung, itu yang saya rasakan. Takut kalo nanti hasilnya akan mengecewakan. Tapi saya tetap mencoba untuk membuatkannya. Kali ini saya menggunakan benang katun lokal berwarna ungu seperti request temen saya dengan katun sembur warna ungu fanta. Dipadu dengan bros rosette dan headband senada saya rasa sudah lumayan telihat cantik dan lucu.

Ini dia beberapa penampakannya sebelum berpindah tangan ke temen saya. Alhamdulillah si gendhuk Aisy mau menjadi modelnya karena kebetulan anak temen saya sepantaran dengan si gendhuk. Jadi pas aja kalo dipake sama si gendhuk. Pada awalnya susah sekali mengarahkannya, karna dia tau ini baju bukan untuknya, hehehe... Tapi akhirnya setelah di bujuk-bujuk mau juga dia di foto^^

modelnya masih cemberut, hehe...^^

1 set purple rosette lil collar poncho
(poncho, rosette brooch dan purple rosette headband senada)

Alhamdulillah ternyata de Hana suka dengan ponchonya. Lega rasanya bisa memenuhi keinginan temen saya. Terima kasih ya ummi Hana atas kepercayaannya. Semakin semangat untuk terus belajar dan belajar^^


[Tantangan] Super Mini Crochet Brooches...


Hihihi... lebay amat ya judulnya. Jadi ceritanya saya mendapat sebuah tantangan dari seorang temen. Dia minta untuk dibuatkan bros rajut ukuran mini aka cuma 2cm diameternya. Bisa saja sih saya buatkan bunga yang kecil2 itu, tapi masak cuma begitu aja. Penginnya ngasih sesuatu yang beda, akhirnya mulai berpikir keras, hahaha... enaknya dibuatin apa yaa??

Dadu, itu awalnya ide saya. Pengin dibuatin dadu sebanyak 2 buah yang kemudian dijahit jadi satu, dimana masing-masing sisi dadu itu berbeda warnanya. Sepertinya mudah, tinggal menjahitnya saja, tapi ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Membuat dadu ukuran 1cm susah banget kalo beda-beda warna. Baru berhasil membuat 1 buah udah membuat saya ilfill duluan, hihihihi... Bentuknya pun jadi nggak karu-karuan. Akhirnya dari dadu yang gagal ini, tetep harus jadi sesuatu yang enak di pandang, dikasih alas dan si dadu itupun saya tekan, sehingga tidak lagi kotak. Lha kok sama teman saya malah dikomentarin "ini mini pizza yaa?", hihihihi... Terserah apa katamu aja deh, yang penting dadunya nggak kebuang, sayang banget kan udah capek bikinnya.

 Mini Pizza ini berdiameter cuma 2,5cm lho^^

Nggak puas sama sekali dengan hasilnya, akhirnya saya mendapat ide dari game di BB yang suka dimainin si gendhuk Aisy, anak saya "Panda vs Bugs". Lucu kali ya kalau saya buatkan ladybug. Dan ternyata tetap saja nggak bisa bikin dengan ukuran mini. Hasilnya malah diameternya 5,5 cm, hohoho...

The Ladybug
Terlihat seperti 3 dimensi, padahal cuma 2 dimensi saja, hehe... :D

Masih tetep nggak puas dengan hasilnya, karena sama sekali gagal total membuat ukuran super mini seperti tantangan temen saya. Meski begitu esoknya dengan PD nya itu kepik sudah nangkring di jilbab saya, dan temen-temen kantor pun ngasih penilaian, kata mereka "bagus mba, tapi lebih bagus lagi kalau digendhutin, hehe..."
Akhirnya malamnya saya mencoba lagi, membuat kepik 3 dimensi dan juga mencoba membuat kumbang 3 dimensi, tetep dengan ukuran mini. Dan ini dia hasilnya...


Kepik hasil uji coba dengan diameter 3cm, hehe^^

Si kumbang ini hasil menduplikasi pola yang ada di buku mbak Arie. Masih inget nggak saya pernah cerita tentang percobaan saya membuat kumbang namun jadinya malah seperti siput?? Sekarang saya sudah berhasil membuat kumbang, namun berhubung nggak punya kawat untuk antenanya ya si kumbangpun jadinya begini, polosan tanpa antena^^

kumbang-kumbang di taman yang ini diameternya 2,5cm

Sudah puas? Belum ternyata... saya masih saja penasaran dengan tantangan dari temen yang satu ini. Kalau yang kemarin kan si ladybugnya titiknya cuma 2. Nah... sekarang saya bikin lagi dengan titik 4 seperti kepik sungguhan. Dan ini dia penampakannya^^

The Ladybug "Ipik" si kepik versi 3 dimensinya dengan diameter 3cm

Alhamdulillah selesai juga tantangannya, huftttt...lega rasanya. Saya sendiri sih sudah lumayan puas dengan hasilnya. Semoga jeng Rizka juga puas^^



Selasa, 07 Agustus 2012

Aisy With Baby Pink Lil Collar Poncho...

Ini hasil kenekatan saya membuatkan baju untuk anak saya, Aisy (2 tahun 7 bulan). Berhubung waktu itu mau ada lomba fashion show dalam rangka peringatan 17 Agustus setahun yang lalu (lama banget yaa...) di komplek perumahan saya, akhirnya muncul ide untuk membuatkannya poncho ini. Ceritanya sih biar beda gitu, hehe...

Kemudian sayapun mencoba untuk browsing, mencari pattern poncho yang pas sesuai keinginan saya dan ketemulah "Lil Collar Poncho" by Sue Childress ini. Disitu pattern yang tertera untuk anak maksimal 18 bulan, ah gak masalah... nanti tinggal ditambah aja itungannya biar muat untuk Aisyku. Sok PD gitu deh ceritanya, padahal saya baru belajar tentang crochet ini, dan belom pernah bikin baju sama sekali. Proyek uji coba, hehehhe... begitulah, dan hasilnya sih lumayan semrawut aka sungguh kasar sekali. Ini dia penampakannya...

Dengan tambahan modifikasi bros dan bando senada, lumayan membuatnya tampil beda.

Ssssstttt...saat itu banyak ibu-ibu yang ngelirik lho^^
Katanya bajunya lucu, hihihi....


Yang ini modelnya lagi ngambek, kecapekan disuruh bergaya didepan kamera^^
*tampak belakang*


Ini kalo pas berdiri, lumayan lah sebagai pemanis bajunya^^